Melek Media…..

Ok, seinget gw berdasarkan yg pernah di ajarin di matkul PIK (Pengantar Ilmu Komunikasi), melek media itu adalah kemampuan dari orang utk tidak hanya menyerap secara mentah apa yang disajikan oleh media. Akan tetapi, seseorang itu harus dapat kritis terhadap berbagai informasi yang disajikan oleh media. Intinya nih konsep yaitu berkehendak untuk mendidik publik agar mampu berinteraksi dan memanfaatkan media secara cerdas dan kritis, sehingga publik tidak mudah dibodohi media dan gak gampang dieksploitasi media utk kepentingan2 yg gak berpihak kepada publik.

Kenapa tema ini yg gw angkat? Well, inspirasi gw pertama adalah dari si ijul yg ngasih link ini, trus juga setelah liat berita yg salah satu contohnya adalah ini. Inilah dia dampak buruk dari media. Akhir2 ini memang isi dari media, khususnya media televisi, sangat mengkhawatirkan. Entahlah itu yg berbau seks, kekerasan, sampai dengan hantu2an . Kalo ini terus menerus berlanjut akan berbahaya bagi generasi penerus bangsa ini nantinya. Hal ini akan berakibat buruk pada moral dari warga bangsa kita ini. Mau dibawa kemana bangsa ini kawan2?? Mungkinkah akan ada lost generation di negeri ini?? Semoga aja nggak ya Allah.

Isi dari media yang kebanyakan buruknya itu lama-kelamaan akan mengakibatkan desensitisasi. Orang bisa jadinya jadi ngerasa kalo seks bebas dan kekerasan bukan suatu masalah lagi. Oleh karena itu kawan2, marilah kita coba mengurangi hal2 buruk itu. Gimana caranya?? Seperti kata Aa Gym, yaitu 3M. Mulai dari diri sendiri, Mulai dari hal yang kecil, dan Mulai dari sekarang.

Caranya adalah dengan membatasi akses2 terhadap media dengan info2 yang tidak berguna dan berbau hal2 yg tidak diinginkan, baik bagi kita, maupun bagi orang2 di sekitar kita (wabil khusus bagi adik2 kita di bawah umur). Mbak Nina (dosen PIK) pernah bilang, kalo menonton TV lebih dari 2 jam sehari adalah masalah. Mengapa, karna itu akan mengurangi waktu untuk bersosialisasi, mengerjakan hal2 lainnya, dsb. Oleh karna itu ya kayaknya alangkah lebih baik kalo waktu kita utk menonton tv ya sedikit demi sedikit dikurangi lah. Krn apa?? Kebanyakan tuh yang kita tonton gak berguna. Akan tetapi channel TV itu yg ngebuat kita berpikir bahwa info yg tadinya gak penting itu, jadi penting utk kita.

Oleh karena itu kawan2, marilah kita tingkatkan rasa kritis kita (kemampuan melek media) terhadap info2 dari media itu, khususnya TV. Ingat!! Jangan tunggu2 lagi!! Jalankan dengan 3M.

5 Comments »

  1. MoMo Said:

    ngoding lebih dari 2 jam juga membawa masalah bung Delon.

  2. delonick Said:

    Hmmmm…Kalo itu sih gw gak tau…Blom ada yg bilang tuh kalo salah satu bentuk media itu adalah kodingan…=P

  3. ainur rochmaniah Said:

    saya setuju, gak boleh nonton teve lebih dari 2 jam, masalahnya, teve itu racun rasa madu. Enak, manis, tapi perlahan tapi pasti membunuh rasa sosial, kreativitas dan kecerdasan anak-anak. Termasuk anak saya.

  4. Fendricca Said:

    setuju….ga boleh nonton TV lama2.
    Hasilnya jadi A-sosial…ada lo, kejadian bgitu. seorang knalan ku, terlalu sering di rumah n berkutat di TV akhirnya kemakan ama hyperrealitas. Percaya nggak, kalo dia selalu merasa apa yg ditontonnya merupakan kebenaran dan ga ada yg dilebih-lebihkan.
    Padahal apa yg ditayangkan di TV event itu kenyataan tapi pasti aja dikasi bumbu2 biarlebih menarik.

  5. melinskiss Said:

    setujuuu!! thanks for the posting! hidup media literacy! ayo share sam semjua orang ttg hal iniii…


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Comment